Lihat daftar negara paling mabuk di dunia; Brasil berada di posisi ke-10

  • Bagikan Ini
Ricky Joseph

Sebuah studi yang dilakukan di lebih dari tiga puluh negara telah menetapkan peringkat negara-negara di mana penduduknya paling banyak mabuk pada tahun 2019. Skotlandia, Inggris, dan Australia adalah 3 negara yang paling banyak mabuk di dunia, sementara Brasil berada di negara ke-10.

Global Drug Survey (GDS) adalah organisasi penelitian independen yang berbasis di London (Inggris). Laporan ini diterbitkan pada tanggal 25 Januari 2021, dan mencantumkan daftar negara dengan orang yang paling banyak mabuk di dunia.

Apa yang dimaksud dengan "mabuk" dalam laporan ini?

Menurut GDS, mabuk didefinisikan sebagai minum begitu banyak sehingga kemampuan fisik dan mental terganggu sampai-sampai keseimbangan dan bicara terganggu. Sulit untuk berkonsentrasi, melakukan percakapan dengan benar, atau mempertahankan perilaku yang stabil.

Para peneliti mensurvei 110.000 orang di 33 negara. Selain itu, data penelitian ini sebelum pandemi Covid-19, yaitu antara 7 November dan 30 Desember 2019.

Daftar negara paling mabuk di dunia (Survei Obat Global (GDS))

Paling mabuk di dunia

Menurut peringkat tersebut, Skotlandia, Inggris dan Australia menempati tiga tempat teratas. Warga Inggris (Skotlandia dan Inggris) mengatakan bahwa mereka minum 34 kali setahun, warga Australia 32 kali dan Brasil, di tempat ke-10, dengan 21,6 kali.

Negara-negara yang paling "sadar" adalah Kolombia, Argentina, Portugal dan Meksiko.

Pria adalah yang paling mabuk

Pria di bawah usia 25 tahun adalah mereka yang paling sering melaporkan mabuk berulang (28 kali). Dalam kasus wanita dalam kelompok usia yang sama, angka ini lebih rendah (22 kali). Selanjutnya, angka-angka ini menurun seiring dengan bertambahnya usia. Ini termasuk wanita di atas 25 tahun (12 kali) dan pria di atas 25 tahun (19 kali).

Akhirnya, GDS melakukan penelitian lain di tengah-tengah pandemi, antara bulan Mei dan Juni 2020. Menurut hasilnya, 30 hingga 50 persen orang yang mengatakan bahwa mereka sering minum alkohol juga mengatakan bahwa mereka mengonsumsi lebih banyak selama karantina.


+Baca lebih lanjut

Bukan hanya manusia: mamalia ini juga mudah mabuk

Pohon paling terpencil di dunia dibunuh oleh pengemudi mabuk

Video seekor tupai yang mabuk buah pir yang difermentasi telah menjadi viral


Ricky Joseph adalah seorang pencari ilmu. Dia sangat percaya bahwa dengan memahami dunia di sekitar kita, kita dapat bekerja untuk memperbaiki diri kita sendiri dan masyarakat kita secara keseluruhan. Karena itu, dia menjadikan misi hidupnya untuk belajar sebanyak mungkin tentang dunia dan penghuninya. Joseph telah bekerja di berbagai bidang, semuanya dengan tujuan untuk memajukan pengetahuannya. Dia telah menjadi guru, tentara, dan pengusaha - tetapi hasrat sejatinya terletak pada penelitian. Dia saat ini bekerja sebagai ilmuwan riset untuk sebuah perusahaan farmasi besar, di mana dia berdedikasi untuk menemukan pengobatan baru untuk penyakit yang telah lama dianggap tidak dapat disembuhkan. Melalui ketekunan dan kerja kerasnya, Ricky Joseph telah menjadi salah satu ahli farmakologi dan kimia obat terkemuka di dunia. Namanya dikenal oleh para ilmuwan di mana-mana, dan karyanya terus meningkatkan taraf hidup jutaan orang.