Kiwi memiliki telur yang paling tidak proporsional di alam

  • Bagikan Ini
Ricky Joseph

Burung kiwi (tidak mungkin tertukar dengan buahnya) memegang rekor telur paling tidak proporsional di alam. Burung endemik Selandia Baru yang menggemaskan ini bertelur enam kali lebih besar dari biasanya untuk ukuran burung seukurannya. Telurnya bisa mencapai 20% dari massa tubuh induknya.

Dengan paruh memanjang yang hampir tidak lebih besar dari ayam betina, induk kiwi bertelur satu telur setahun dan memiliki masa inkubasi terlama dari burung mana pun, yaitu sekitar 80 hari. Untuk menghasilkan telur sebesar itu, induk kiwi perlu makan tiga kali lipat lebih banyak dari biasanya. Tetapi karena ukuran telurnya, ia terpaksa berpuasa selama dua atau tiga hari sebelum bertelur.

Setelah telur diletakkan, pekerjaan induk selesai dan dia meninggalkan sarang, meninggalkan jantan yang sepenuhnya bertanggung jawab untuk mengerami.

Gambar: Fotografi Rod Morris

Tetapi, mengapa kiwi memiliki telur yang paling tidak proporsional di alam?

Mungkin kiwi yang malang itu adalah korban lelucon evolusi yang buruk. Ada teori bahwa kiwi berevolusi dari burung yang jauh lebih besar yang mendiami Australia dan Selandia Baru pada saat yang sama dengan dinosaurus. Penjelasan ini sangat diterima karena, secara teoritis, telur kiwi seharusnya diletakkan oleh seekor burung yang berukuran dua atau tiga kali lebih besar dari kasuari, misalnya.

Telur kiwi yang besar bisa mewakili adaptasi yang lebih baru terhadap lingkungan Selandia Baru. Di habitat yang stabil dan dapat diprediksi, jenuh dengan pesaing, keberhasilan reproduksi dimaksimalkan dengan berinvestasi pada keturunan yang lebih kuat dan lebih sedikit daripada pada banyak keturunan yang lebih lemah.

Gambar: Feedloader (Clickability)

Bayi kiwi lahir dari telur besar dengan kuning telur yang jauh lebih besar dari telur biasa. Kuning telur ini, setelah menetas, diubah menjadi kantung kuning telur. Kantung kuning telur memastikan bahwa anak kiwi tidak membutuhkan makanan apa pun hingga sepuluh hari setelah menetas, setelah itu anak kiwi siap untuk berjuang sendiri.

Dengan informasi dari Australasian Science dan Kiwi untuk Kiwi.

Ricky Joseph adalah seorang pencari ilmu. Dia sangat percaya bahwa dengan memahami dunia di sekitar kita, kita dapat bekerja untuk memperbaiki diri kita sendiri dan masyarakat kita secara keseluruhan. Karena itu, dia menjadikan misi hidupnya untuk belajar sebanyak mungkin tentang dunia dan penghuninya. Joseph telah bekerja di berbagai bidang, semuanya dengan tujuan untuk memajukan pengetahuannya. Dia telah menjadi guru, tentara, dan pengusaha - tetapi hasrat sejatinya terletak pada penelitian. Dia saat ini bekerja sebagai ilmuwan riset untuk sebuah perusahaan farmasi besar, di mana dia berdedikasi untuk menemukan pengobatan baru untuk penyakit yang telah lama dianggap tidak dapat disembuhkan. Melalui ketekunan dan kerja kerasnya, Ricky Joseph telah menjadi salah satu ahli farmakologi dan kimia obat terkemuka di dunia. Namanya dikenal oleh para ilmuwan di mana-mana, dan karyanya terus meningkatkan taraf hidup jutaan orang.